Smartphone basah
Tips

Tidak Perlu Panik Saat Smartphone Terkena Air

Perkembangan teknologi berjalan dengan begitu pesat. Berbagai perusahaan berlomba-lomba untuk menciptakan produk unggulannya. Tidak terkecuali sebuah smartphone yang merupakan perangkat penting di era modern saat ini yang hampir semua orang memilikinya.

Smartphone basah
Jangan panik ketika smartphone terkena air

Namun, secanggih apapun smartphone, pasti akan mengalami kerusakan, entah itu dikarenakan oleh alat itu sendiri, maupun beberapa hal yang tidak disengaja alias human error.

Seperti diantaranya mulai dari kejadian layar retak karena menaruh di saku yang terlalu ketat, mengisi daya battery yang dalam jangka waktu lama, sehingga membuat smartphone menjadi overheat, dan bahkan harus jatuh ke tempat yang dipenuhi oleh air.

Memang, sudah banyak perusahaan yang menciptakan smartphone anti air. Namun, bagaimana dengan smartphone yang belum tahan akan pengaruh zat tersebut. Tentu sang pemilik gadget akan merasa panik dan segera menyelamatkan benda kesayangan itu.

Akan tapi, banyak kesalahan-kesalahan saat mencoba menyelamatkan smartphone yang terkena air, justru membuatnya menjadi lebih parah. Padahal perlu diketahui, bahwa hanya terdapat beberapa langkah yang harus dilakukan dan beberapa hal pula yang tidak diperbolehkan.

Berikut ini penjelasan selengkapnya mengenai berbagai hal yang tidak diajurkan ketika menyelamatkan sebuah smartphone dari kerusakan yang disebabkan oleh air.

3 Hal Yang Tidak Diperbolehkan Ketika Menyelamatkan Smartphone Dari Air

Smartphone basah
Jangan merendam smartphone basah ke dalam tumpukan beras
  • Memeriksa semua tombol smartphone dengan menekannya

Hal pertama yang tidak diperbolehkan ketika menyelamatkan sebuah smartphone yang terkena air, semisal kecebur ke kolam air ataupun westafel adalah tidak diajurkan untuk menekan semua tombol pada smartphone, yang hanya untuk mengetahui apakah masih berfungsi atau tidak.

Hal tersebut tidak diperbolehkan karena dapat mengakibatkan kerusakan pada smartphone menjadi lebih parah, karena dengan menekan tombol maka air akan menjadi lebih masuk ke bagian dalam smartphone.

Sehingga, hal yang perlu dilakukan adalah dengan mencopot battery. Dengan melakukan hal tersebut, maka akan meminimalisir masuknya daya yang dapat mengakibatkan korsleting listrik. Selain baterai, copot juga SD Card dan SIM Card, serta langsung keringkan.

  • Memasukkan Ke Dalam Beras

Ternyata, saran dari sebagian orang yang menyuruh memasukkan smartphone ke dalam beras ketika terkena air, itu adalah hal yang salah. Melakukan langkah tersebut tidak akan mampu menyelamatkan smartphone dari kerusakan yang diakibatkan oleh air.

Beras merupakan komponen terburuk dalam hal penyerapan air. Bahkan pasir kucing melakukan penyerapan air lebih baik. Dengan begitu, tidak perlu disimpan ke dalam tumpukan beras. Cukup taruh di rak dan segera bawa ke service handphone.

  • Mengeringkan Menggunakan Hair Dryer

Pada hakikatnya, tidak ada cara terbaik untuk menghilangkan air yang terlanjur masuk ke bagian dalam smartphone dengan cepat. Begitu juga dengan mencoba untuk mengeringkan air tersebut dengan menggunakan hair dryer ataupun metode-metode lainnya.

Justru, melakukan langkah tersebut dapat meningkatkan smartphone menjadi overheating. Sehingga, bagian-bagian mikro dalam gadget akan mengalami kerusakan. Bahkan, air yang berada di dalam smartphone dapat mendidih ketika dipanaskan menggunakan hair dryer.

Jangan Menyalakan Smartphone Yang Basah

Selain 3 langkah diatas yang tidak diperbolehkan ketika smartphone terkena air, ternyata terdapat hal lain yang tidak dianjurkan, yakni menyalakannya. Meskipun telah mencoba berbagai hal untuk mengeringkannya dan sudah merasa yakin bahwa air sudah tidak ada lagi.

Smartphone basah
Usahakan untuk segera membawa Smartphone basah ke toko service dan jangan berusaha untuk mengeringkannya

Hal yang dirasa paling berbahaya ketika smartphone basah adalah ketidaksabaran sang pemilik yang khawatir akan benda kesayangannya itu. Dengan menyalakan smartphone yang baru saja terkena air, akan dapat merusak berbagai komponen dan memungkinkan terjadinya korsleting.