Fabio Paratici
Pelatih

Juventus Siap Perpanjang Kontrak Allegri

Juventus nampaknya merasa puas dengan kinerja pelatih Massimiliano Allegri. Pihak klub dikabarkan akan memperpanjang kontrak sang manajer yang akan habis pada akhir musim ini.

Hal ini diungkapkan langsung oleh petinggi Si Nyonya Tua Fabio Paratici. Dirinya mengungkapkan bahwa Allegri akan tetap berada di tim pada musim depan.

Fabio Paratici
Fabio Paratici ungkap bahwa Juventus merasa puas dengan kinerja Allegri dan akan memperpanjang kontrak sang manajer

Sudah tidak menjadi rahasia publik lagi, bahwa mantan manajer AC Milan tersebut menjadi kandidat kuat untuk menggantikan Arsene Wenger di Arsenal.

Tidak hanya klub asal Inggris itu yang menginginkan jasanya, tetapi juga klub raksasa La Liga Spanyol Barcelona. Mengingat bahwa Luis Enrique memutuskan untuk mengakhiri masa baktinya di klub yang telah dirinya latih selama tiga musim.

Walaupun begitu, Paratici tidak melihat bahwa Allegri memiliki peluang untuk meninggalkan Turin di akhir musim nanti. Juventus, menurutnya bahwa pihak klub masih mempercayakan pelatih berkebangsaan Italia itu untuk melanjutkan kariernya di Bianconerri.

“Kami semua merasa sangat gembira dengan hasil kinerja dia (Allegri). Dia mampu membuktikan bahwa dirinya mampu memberikan hasil yang terbaik disini bersama kami. Dia juga berada di antara para pelatih-pelatih terbaik dunia,”

“Kami disini sangat bahagia dan akan memperpanjang kontrak dia. Tentu saja, tidak hanya kami, tapi semua merasa puas dengan buah hasil kerjanya,”

“Kepribadian yang Dia miliki sangatlah baik dan bagus, dia adalah seorang teknisi. Kami tegaskan, bahwa kami tidak merasa ragu dengan pelatih. Kami selalu memiliki rencana mengenai apa yang akan dilakukannya,” ungkap Paratici.

Hingga pekan ke 29, Juventus masih berada di posisi puncak klasemen dengan raihan 73 poin. Berjarak delapan angka dari AS Roma yang terus membayangi di urutan kedua. Sejumlah kalangan memprediksi bahwa Si Nyonya Tua akan kembali meraih Scudetto di musim ini.

Allegri: Barcelona? Biasa Saja

Juventus akan menghadapi salah satu calon terkuat juara Liga Champions musim ini, yakni Barcelona dalam fase perempat final.

Massimiliano Allegri
Massimiliano Allegri ungkap bahwa pertandingan melawan Barcelona merupakan laga biasa saja

Laga tersebut sekaligus menjadi final ulangan UCL musim 2015/2016 lalu, dimana pertandingan tersebut dimenangkan oleh Blaugrana dengan skor 3-1. Antusiasme masyarakat Juventini sangat tinggi untuk melakukan misi balas dendam.

Meskipun demikian, sang manajer Massimiliano Allegri memandang bahwa partai melawan El Barca merupakan laga yang biasa saja. Ia menyatakan bahwa sudah biasa klub sekelas Juventus menghadapi lawan seperti Barcelona.

“Saya menilai bahwa pertemuan ini (Barcelona) merupakan hal yang normal untuk tim sekelas Juventus. Laga ini tidak perlu menjadi hajatan yang besar, lantaran memang pertandingan ini biasa saja. Terasa normal bagi kami untuk bertemu Bayern Munich, Barca ataupun Real Madrid di Liga Champions,”

“Tiga musim terakhir, kami mampu tampil di partai final, dan harus tersingkir di babak 16 besar oleh Bayern, serta kini kami harus melawan Barcelona di fase perempat final. Bagi saya pribadi, laga ini tidaklah spesial. Karena, saya sudah melawan mereka,” ungkap Allegri.

Allegri Menilai Bahwa Sampdoria Lebih Sulit Ketimbang Barcelona

Pria yang pernah melatih Genoa tersebut tidak hanya memandang bahwa laga melawan Barcelona merupakan pertandingan yang biasa saja, tetapi juga menilai bahwa justru Blaugrana tidak sesulit Sampdoria.

Massimiliano Allegri
Massimiliano Allegri menilai bahwa Sampdoria lebiih sulit ketimbang Barcelona

Juventus akan menghadapi perlawanan Blucerchiati dalam lanjutan matchday 29 Serie A Italia akhir pekan ini. Menjelang pertandingan tersebut, Allegri mengungkapkan bahwa Sampdoria akan lebih sulit dikalahkan ketimbang Barcelona.

“Saya mengetahui bahwa dalam tujuh laga terakhir, Sampdoria belum mengalami kekalahan. Mereka berhasil meraih lima kemenangan dan dua laga berakhir imbang. Mereka juga sukses mengalahkan AC Milan, AS Roma. Sehingga saya memadang bahwa pertemuan tersebut akan sulit, ketimbang melawan Barca,” ujar pelatih yang kini berusia 49 tahun.